Jesus image appear in the sky at Solo, Central java, Indonesia.

  • Christian Chat is a moderated online Christian community allowing Christians around the world to fellowship with each other in real time chat via webcam, voice, and text, with the Christian Chat app. You can also start or participate in a Bible-based discussion here in the Christian Chat Forums, where members can also share with each other their own videos, pictures, or favorite Christian music.

    If you are a Christian and need encouragement and fellowship, we're here for you! If you are not a Christian but interested in knowing more about Jesus our Lord, you're also welcome! Want to know what the Bible says, and how you can apply it to your life? Join us!

    To make new Christian friends now around the world, click here to join Christian Chat.

Jackson123

Senior Member
Feb 6, 2014
11,769
1,373
113
20111005100046655.jpg
Ini adalah foto "Penampakkan Yesus" di Solo yang beredar di BBM Rabu (5/10). Foto ini diambil BB dan beredar luas di grup BB.



The Indonesian News Paper, (Suara Pembaharuan) write,

few days before boom explode in one of the Bethel Church, in the city of Solo, Central Java. This picture appear in the sky at that city.
To me look like Jesus welcome the victim Look at His hand

Code:
It happen on October 2011.





Selamat datang Tamu |

Jumat, 28 Maret 2014


Pencarian Arsip




  • [*]
 
This type of thing may be fun but it gives skeptic extra fodder to prove how silly we can be.
 
Cool! Of course possibly just a coincidence :)
without the title I would have thought it looks like Jesus too.
guess not everyone sees it.
 
How do we know that image resembles Jesus? No one knows what he actually looked like. Things like this amuse me.
 
Clouds. Sun. Positioning. Unidentifiable picture. Not any different than staring at clouds: "That one looks like a rabbit!"
 
This is another article talking about what happen in the 26 December 2000 til January 2001.

I was a member of Indonesian bible discussion then and I saw in You tube by Indosiar( indosiar is one of the online media) it show thousand of people gather waiting for Jesus appear. I ask my online bible discussion friend which life in Jakarta, if he can come to see and tell me what happen. He come with his wife and mother in law. He find out there are thousand people there with the same purpose. He wait till midnight and consider tomorrow he must wake up early for work, so he decide to leave. As he decide to leave, he heard people scream sang and praise Him. And he saw Jesus on the sky.

To make long story short, it start with a moslem haji saw Jesus appear in the wall of his room. He tell his wife and the news spreed, more and more people come to see what happen, the vision not always happen. on and of but it happen everyday.

This moslem pain his room, he think the vision will stop if the wall have new paint. But it not. Finally the police put police line and put a note that no longer vision.

But the vision move to outside wall. and continue almost a month if I not mistaken. It was in you tube but look like no longer there.

the article bellow is one of the story from eye witness unfortunately in Indonesian.

[h=3]Penampakan Yesus di Kramat V[/h]

Penampakan Yesus Kristus Di Kramat V No. 24, yang juga sudah disiarkan oleh Indosiar.

Dengan ini saya menyampaikan sesuatu yang luar biasa, di luar dari Yang saya bayangkan. Mungkin beberapa di antara kita sudah tahu berita Penampakan Yesus Kristus Di Kramat V No. 24, yang juga sudah disiarkan oleh Indosiar. Lokasinya tepat di depan Gereja GPIB Gideon, ada rumah seorang Haji, istrinya orang Kristen. Menurut orang-orang yang tinggal di situ, tadinya Pak Haji ini sudah masuk Kristen, tetapi berselang waktu kemudian dia pindah ke Moslem lagi. Ketika dia sembahyang di rumahnya dengan posisi menghadap tembok yang dicat putih, tiba-tiba dia merasakan ada seseorang yang mau bicara kepadanya yang muncul dari tembok tersebut.


Awalnya dia takut dan gelisah sehingga dia menceritakan ke istrinya. Mereka pikir itu hanya ilusi atau rembesan hujan, sampai-sampai dia mencat dinding itu 4 kali, tetapi yang herannya, Penampakan itu semakin jelas. (Penampakan ini tidak terus ada, tetapi sering muncul tiba-tiba di dinding itu). Penampakan ini kalo tidak salah mulai dari tanggal 26 Desember 2000.

Karena banyaknya orang berduyun-duyun datang melihat, akhirnya polisi menjaga rumah itu, dan pengunjung tidak diperbolehkan masuk lagi, dan dikasih pengumuman bahwa Penampakan tersebut sudah tidak ada. Tetapi yang herannya, Penampakan itu justru berpindah ke dinding luar dari kamar tempat Pak Haji pertama kali melihatnya. Ini terlihat pada malam Minggu (tanggal 13 Januari 2001) oleh pengunjung sekitar jam 12 malam sampai dengan jam 1 pagi dini hari. Pengunjung spontanitas bernyanyi memuji-muji Tuhan dan berdoa menangis bersukacita. Banyak juga Hamba Tuhan yang hadir di sana. Menjelang jam 1 pagi dini hari, Penampakan itu semakin hilang, tetapi terangkat ke angkasa dengan cahaya / sinar yang sangat terang dan menghilang.

Berita ini juga sampai kepada saya, dan saya penasaran juga mau melihat, membuktikan benar tidaknya berita tersebut, soalnya tidak jauh dari tempat saya. Akhirnya kami pergi ke lokasi kemarin, hari Minggu, tanggal 14 Januari 2001, sekitar jam 17.30 sore. Benar juga, ternyata di sana masih banyak orang yang pengen lihat. Tapi Penampakan itu pada saat itu tidak ada.

Dan tembok luar, di mana Tuhan menampakkan diri pada malam Minggu tanggal 13-nya, sudah dicat warna Biru Laut, dan catnya pun masih bau dan masih agak lengket.

Kami hanya dapat melihat foto-fotonya, rupanya ada juga yang foto untuk membuktikan, dan di foto itu terlihat wajahnya Yesus Kristus, dengan rambutnya sebahu, itulah yang terlihat jelas, juga gambar ketika sinar / cahaya yang terangkat ke atas. Saya pengen gambar itu sebagai bukti, tetapi harus dipesan dulu.


Kira-kira jam 18.30, menjelang malam, saya dan teman-teman mau pulang, posisi kami saat itu ada di seberang jalan, di depan dinding. Ketika saya berbalik mau pulang, TIBA-TIBA MATA SAYA TERTUJU KE DINDING YANG SUDAH DICAT BIRU ITU, DAN APA YANG SAYA LIHAT, SAYA MELIHAT PENAMPAKAN YESUS DI DINDING ITU! YANG SANGAT JELAS PERTAMA ADALAH KEPALANYA, KEMUDIAN BAHU, KEMUDIAN KEDUA TANGANNYA. POSISINYA, KEPALANYA AGAK MENUNDUK (KURANG LEBIH 45 %), KEDUA TANGANNYA TERANGKAT (POSISI MEMBERKATI), BADANNYA TIDAK TERLIHAT, TETAPI PUNGGUNG / BAHU BELAKANG TERLIHAT, PERGELANGAN TANGAN DAN PUNGGUNG MEMAKAI JUBAH, DAN POSISINYA SEMUA AGAK MIRING (KURANG LEBIH 30 %).

MELIHAT ITU, SPONTAN SAYA BERTERIAK-TERIAK, SETENGAH HISTERIS, "ITU DIA... ITU DIA... ITU TUHAN..." SAYA TIDAK TAHU APA YANG SAYA RASAKAN PADA SAAT ITU. SAYA SAMPAI GEMETARAN DAN MENANGIS. SAYA HANYA DAPAT MENGUCAP SYUKUR KEPADANYA. TERNYATA TEMAN SAYA, YANG BERDIRI DI SEBELAH SAYA, JUGA MELIHAT. DIA JUGA HISTERIS, SETENGAH MENANGIS, "OH TUHAN...OH TUHAN YESUS..."

Shalom alaikhim Beshem ha Mashiah


Saya anak ketiga dari enam bersaudara, empat saudara saya perempuan Dan saya termasuk anak laki-laki paling besar. Saya dilahirkan dalam Keluarga Muslim yang taat dan fanatik karena ayah saya adalah seorang Kiyai dan juga anggota ABRI yang oleh komandannya ditugaskan untuk membina mental dan rohani anggota ABRI.

Dilingkungan keluarga, ayah saya sangat keras dalam mendidik anak-anaknya terutama dalam hal agama. Dalam pergaulan ayah saya juga memberikan pengajaran yang sangat keras, kami dilarang bergaul atau Berteman dengan orang-orang Kristen. Tahun 1992 saya menyelesaikan studi di salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta. Saya dianjurkan ayah saya agar melanjutkan Pendidikan agama ke salah satu pesantren di Jombang, Jawa Timur, supaya saya lebih memahami tentang Al-quran, akan tetapi tinggal dan belajar di dalam pesantren menurut saya tidak efectif karena pengajarannya hanya

membaca dan menulis huruf arab saja tidak dengan arti bahasa indonesianya, sehingga saya hanya bertahan sampai empat bulan, setelah itu saya menganggur.


Pada bulan juli 1994 saya mencoba masuk Lembaga ilmu Pengetahuan Islam Arab LIPIA), setelah mengikuti ujian masuk saya dapat diterima dan ternyata saya salah satu yang mendapat beasiswa untuk belajar di King Abdul Aziz Universitas Jeddah, Saudi Arabia selama tiga tahun. Mendengar kabar tersebut bukan hanya saya yang gembira, orang tua saya lebih gembira dari saya, dengan harapan saya bisa menjadi penerus ayah sebagai seorang "Kiyai".

Bulan November 1994 saya berangkat menuju Saudi Arabia. Di Saudi Arabia saya tinggal di sebuah apartemen di Fasyalia Street I Jeddah, kurang lebih 100 km menuju kota Mekkah. Pada tahun pertama saya tinggal di Saudi Arabia, saya rajin beribadah Umroh dan Haji ke Masjidil Haram Mekkah. Saya sempat terkejut setelah mengetahui bagaimana orang Islam di Saudi Arabia memperingati hari-hari besar Islam karena ada beberapa peringatan hari besar agama Islam di Saudi Arabia yang berbeda dengan di Indonesia, contohnya di Saudi Arabia tidak ada peringatan Maulid Nabi Muhammad dan Isra Mi+raj Nabi Muhammad juga tidak ada adanya Idhul Fitri dan banyak lagi perbedaan agama Islam di negara Arab dengan Indonesia.

"Isa Almasih dalam Al-quran"

Satu setengah tahun sudah saya belajar di Saudi Arabia, saya mulai mengerti arti terkandung dalam kitab suci yang saya imani dahulu yaitu Al-quran. Didalam Quran sendiri banyak sekali kesaksian tentang Injil Isa Almasih, antara lain Surah 46 Al-Ahqaaf ayat 30: QAALUU YAA QAUMANA INNA SAMI+NA KITABAN UNZILA MIMBA+DI YADAIHI YAHDI ILAL HAQQI WA ILA THARIQIM MUSTAQIM, Artinya: "Hai kaum kami, sesungguhnya kami telah mendengar Kitab Al-Qur+an yang diturunkan sesudah Musa, yang membenarkan Kitab Injil yang memberi petunjuk kepada kebenaran dan kepada jalan yang lurus". Surah 4 An-Nisaa ayat 59: WA INI MIN AHLIL KITABI ILLA LA YU+MINAMNA BIHIIQOBLA MAUTIHI WAYAUMIL QIYAMATI YAKUNU ALAIHIM SYAHIDAA. Artinya
biggrin.gif
an tidak seorangpun dari ahli kitab akan beriman kepada Isa dan ada hari kiamat Dia menjadi saksi terhadap mereka".


Surat 43 Az-Zukhuri ayat 61: WA INAHUU LA+ILMUL LIS SAA +TI FA LAA AMTARUNA BIHA WA TABI+UNI HAZDAA SHIRAATUM MUSTAQIM. Artinya: "Dan sesungguhnya Dia adalah suatu tanda bagi kiamat maka janganlah kamu ragu-ragu entang kiamat itu, dan ikutlah Aku, inilah jalan yang lurus". Ayat yang diatas menyatakan bahwa jalan yang lurus ada pada Isa Almasih yang memberikan pengetahuan tentang hari kiamat dan tidak boleh diragukan.

Oleh karena itu kita harus bertaqwa kepada Allah dan taat kepada Isa Almasih sebab inilah jalan yang lurus. Disamping Surah 43 Az-zukhuruf tersebut, jalan yang lurus ada di dalam surat 46 Al-Ahqaaf ayat 30 yang menyatakan bahwa Kitab Taurat dan Injil memberikan petunjuk kepada kebenaran kepada jalan yang lurus. Surah Al-Maa-Idah ayat 68 juga menyatakan bahwa Alkitab (Taurat dan Injil) adalah merupakan Kitab yang benar bagi orang yang beragama menurut kehendak Allah.


Surah Al-Maa-Idah ayat 68: QUL YAA AHLAL KITABI LASTUM+ ALAA SYAI iNHATTA TUQIMUT TAURATA WAL INJILA WA MAA UNZILA ILAIKUM MIR RABBIKUM THUQYANAW WAKUKUFRAN FALLA TA+SA+ALAL QAUMIL KAAFIRIN. Artinya: "Katakanlah, hai ahli kitab, engkau tidak beragama yang sebenarnya, kecuali ngkau turuti Taurat dan Injil dan apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu, bagi kebanyakan mereka sungguh akan menambah kedurhakaan dan kekafiran.

"Saya menerima Isa Almasih sebagai Tuhan dan Juruselamat" Pada suatu hari di bulan Agustus 1996 ketika saya sedang membaca Alquran di kamar apartemen tiba-tiba saya melihat seorang laki-laki berjenggot dan berjubah putih mendekati saya. Saya takut sekali tapi bukan karena kehadiran orang tersebut yang begitu tiba-tiba tapi karena wajahnya yang sangat wibawa sekali. Apakah saya ini sedang bermimpi? Ah, tidak .. saya tidak bermimpi ataupun mabuk. Sepertinya orang tersebut tahu kalau saya sedang ketakutan, DIApun langsung berbicara : "Jangan takut Aku datang untuk menyelamatkanmu". Setelah DIA berkata begitu, saya langsung tidak sadarkan diri waktu itu kira-kira pukul 9 malam waktu Jeddah. Segala sesuatu hening dan tenang.

Sayapun merenungkan siapa yang datang tadi? Kalau dia manusia, darimana masuknya sebab semua pintu terkunci. Dan apa maksudnya dengan menyelamatkan?. Koq dia lancar sekali berbahasa Indonesia, sedangkan wajahnya wajah Arab-Palestina. Darimana Dia tahu kalu saya orang Indonesia, sedangkan saya saat itu saya tidak sedang berada di Indonesia tapi di Jeddah, ya paling tidak pakai bahasa Arablah, karena disana orang Indonesia juga kalau bertemu dengan bangsanya sendiri pakai bahasa Arab. Tiba-tiba saya merasakan ada sesuatu yang masuk kedalam diri saya. Sekarang saya baru tahu kalau yang masuk tersebut adalah Roh Kudus dan Roh Kudus itulah yang membuat hati saya dapat mengambil kesimpulan bahwa yang datang tadi adalah Isa Almasih (Yesus Kristus). Sayapun langsung tersungkur dan menangis sambil memohon ampun kepada Allah atas semua dosa-dosa saya selama ini, yang ternyata saya selama ini telah mengikuti jalan yang tidak benar. Spontan saya berkata "Bagaimana saya harus menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat?", bicara saya saat itu memang perlahan saya juga tidak mengerti kenapa saya bicara seperti itu, dan lagi saya tidak tahu Juruselamat itu apa?

Ini hal-hal aneh yang terjadi saat itu. Pagi itu juga saya berdoa dalam bahasa Indonesia dengan lancar sekali, doa saya waktu itu adalah sebagai berikut: "Ya Allah saya percaya melalui FirmanMu bahwa saya adalah manusia berdosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah serta harus binasa, tetapi saya juga percaya melalui FirmanMu Yesus Kristus telah mati untuk semua orang yang berdosa dan Darah-Nya telah dicurahkan untuk menghapus dosa-dosa kami. Sekarang saya menerima Engkau Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadiku. Penuhi saya dengan Roh KudusMu Tuhan. Terima kasih Tuhan Yesus Kristus. Amin."


Setelah berdoa seperti itu, doa tersebut langsung saya catat ke dalam sebuah buku harian. Setelah itu saya merenung, sambil bertanya-tanya dalam hati, kenapa saya begitu mudah berdoa dalam bahasa Indonesia? Dan mengapa doa tersebut seperti doa orang Kristen, sebab ada kata Yesus? Lantas saya berfikir lagi, yang berdoa tadi, saya atau siapa? Aneh tiba-tiba saya penuh dengan sukacita.

Sejak tahun 1996 saya secara pribadi menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat saya. Ditahun 1997 saya pulang ke Jakarta dengan sambutan meriah dari keluarga karena mereka tahu bahwa diri saya telah menjadi seorang haji yang patut dibanggakan. Keluarga saya belum tahu kalau saya sudah bertemu dengan Tuhan Yesus dan menjadi pengikutNya. Inilah rahasia yang terus saya rahasiakan, tidak seperti yang lain saya tidak pernah memakai gelar Haji di depan nama saya, dan tindakan ini membuat orang tua saya bertanya-tanya akan apa yang saya perbuat.

Tidak lama setelah saya sampai di Jakarta, saya mendapat tawaran bekerja di salah satu Bank swasta di Jakarta. Tetapi baru kerja kurang lebih sembilan bulan, saya terkena PHK karena Bank tersebut dilikwidasi/ditutup oleh pemerintah, tidak lama setelah saya terkena PHK ayah saya memasuki masa pensiun, sehingga harus pulang ke Jomabng, Jawa Timur, karena rumah yang ditempati di Jakarta adalah rumah dinas. Dan saya memilih untuk tinggal dan kost di Jakarta, tepatnya di Jalan Kramat Raya Jakarta pusat. Selama hidup menjadi anak kost yang masih di biayai keluarga karena saya belum bekerja, hal seperti ini menghidupkan kembali kerinduan saya untuk mempelajari Alkitab, seperti janji hati ketika baru menerima Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat saya. Setelah membeli sebuah Alkitab dan saya belajar sama Tuhan, mulailah saya ikut kebaktian, yang pertama sekali saya ikut Kebaktian Minggu disalah satu gedung gereja di Jakarta Pusat. Selanjutnya keluar masuk gereja dari yang Karismatik, Pantekosta, Protestan sampai Katolik sehingga saya mengenal beberapa Hamba Tuhan.

Tanggal 8 April 1999, saya bertemu seorang Hamba Tuhan dari satu gereja di Jakarta yang bersedia membaptis saya pada sebuah kolam renang yang berada di salah satu Hotel di Jakarta Timur.


"Tuhan bekerja luar biasa di balik sobekan celurit" Pada 28 April 1999 saya datang berkunjung ke rumah paman di daerah Pasar Rebo, Jakarta Timur untuk mengakui bahwa saya telah menjadi Pengikut Kristus. Sampai di sanapun saya ditanya oleh Paman, "Bagaimana kabar kamu? Sudah lama tidak main ke sini?" "Puji Tuhan", jawab saya. Mendengar jawaban seperti itu, wajah Paman langsung berubah tidak ada senyum lagi. Saya ulangi lagi, "Puji Tuhan! Sekarang ini saya menjadi pengikut Kristus". Paman saya tanya lagi, Apa itu pengikut Kristus? Dengan suara yang sangat kasar sekali. Saya kembali menegaskan "Sekarang saya sudah menjadi seorang Kristen". Tanpa ada komentar lagi, melayanglah pukulan dari Paman yang bertubuh besar ke arah saya yang berbadan kecil. Saya terjatuh, akibat terkena pukulan, lalu kesempatan itu digunakan oleh paman saya untuk mengambil sebuah celurit yang terpajang di tembok. Lalu dari arah belakang Paman mengalungi lehar saya dengan celurit dan merobek leher saya sambil berkata, "Kamu sudah murtat, Kamu sudah menjadi kafir, orang kafi

Diposkan oleh دوراتنا المرتد ونقل الإسلام من الأديان الأخرى di 08.28
 
This is an English only forum, so do translate.

As far as the positive I can see, Indonesia is home to the largest population in the world. Muslims often come to Christ through dreams and visions.

Whether it is real or not I won't comment. But if it moves more Muslims to believe in Christ, then I guess it is ok!
 
After I look closely, that article consist of two portion.
One is the story Vision of Jesus in Kramat V no 24 Jakarta Indonesia. Kramat V is the name of the street. First I learn from Youtube by Indosiar (Indosiar is one of online media in Indonesia) unfortunately I no longer found that link.

Then I ask my online bible study club which I never physically meet, to check if He have a time, He life about 20 km from the location but took him 2 hour due to heavy traffic in jakarta particularly that location where thousands of people come. He have to park his car about 2 kilometer from the location.

He told the similar story whit this brother in this article.

Now I tray to translate what This brother story.

The apparition of Jesus Christ at Kramat V . no 24 , which has also been broadcast by Indosiar .


I hereby convey something extraordinary , out of Which I imagine . Maybe some of us already know the news apparition of Jesus Christ at Kramat V . no 24 , which has also been broadcast by Indosiar . Its location right in front of the Church GPIB Gideon , there is the home of a Haji , his wife Christian . According to the people who live there , the Haji has been converted to Christianity , but intermittent time later he back to Moslem . When he prayed in his house by the side faces are painted white wall , suddenly he felt that someone wants to talk to him emerging from the wall .




At first he was scared and nervous that he told to his wife . They thought it was just an illusion or seepage of rain , to the extent that he painted the walls of 4 times , but surprisingly , it is increasingly apparent apparition . ( This sighting did not continue to exist , but often appear suddenly on the wall ) . these vision start at December 26, 2000 .


Since the number of people flocked to see, finally the police put a police line , and visitors are not allowed to enter , and given the announcement that the apparition was gone. But surprisingly, the apparition was actually moving to the outer wall of the room where Mr. Haji first saw it . It saw on Sunday evening ( January 13th 2001) by visitors around 12 o'clock at night until the early morning at about 1 am. Visitors spontaneously sing praise God and pray cry rejoice . Many pastors also present . Towards the early morning hours of 1 am , apparition was getting lost , but lifted into the sky with light / light is very bright and disappeared .

This news also came to me , and I was curious also want to look at , to prove whether or not the news, because not far from my place . Finally we went to the site yesterday , Sunday, January 14, 2001 , around 17.30 pm . Sure enough , it turns out there are still many people who want to see . But it was no apparition at the time .


And the outer wall , where the Lord appeared on Sunday evening the 13th , already painted Deep blue colors , and the paint still smells and still somewhat sticky .


We can only see the pictures , apparently there is also a photograph to prove , and in the photo it looks face of Jesus Christ , with shoulder-length hair , which is clearly visible , as well as images when light / light rose into the air . I want the picture as evidence , but must be booked first .




At approximately 18:30 , ahead of the night , me and my friends want to go home , our position than was across the street , in front of the wall . When I turned to go home , suddenly drawn to MY EYES WALL WHICH WAS PAINTED BLUE , AND WHAT I LOOK, I SEE JESUS ​​SIGHTINGS IN THE WALL ! THE FIRST IS VERY CLEAR his head, SHOULDER , THEN BOTH ARMS . POSITION , head slightly bowed ( LESS 45 degree ) , hands raised ( BLESS position) , body NOT SEEN , BUT BACK / SHOULDER LOOK BACK , BACK WRIST AND WEAR ROBE , AND ALL SLIGHTLY INCLINED POSITION ( LESS 30 degree ) .


SEE IT , SPONTANEOUS I am yelling , HALF HYSTERICAL , " HE IS ... HE IS ... THE LORD ... " I DO NOT KNOW WHAT I FEEL AT THAT TIME . UNTIL MY shaking and crying . I can only give thanks HIM . MY FRIENDS , which STANDING NEXT TO ME , ALSO SEE . HE ALSO HYSTERICAL , half crying , " O LORD ... OH LORD JESUS ​​...
 
Last edited:
I forget to tell, about my first reaction when I heard this story.

I was suspicious whether it is some kind of Hi tech movie.

Than I remember what my friend tell me the story.

He went with his wife and mother in law. Every body saw this vision, but every body saw in different positions.

That convince me that it was not hi tech movie.

If that was hi tech movie, every body must saw Jesus in the same position.

For example, one saw Jesus face 45 degree to the left, other saw Jesus face him etc.